Tampilkan postingan dengan label prosiding. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label prosiding. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Februari 2013

PRODUKSI BENIH PENJENIS (G0) BEBERAPA VARIETAS KENTANG PADA MEDIA TANAM YANG BERBEDA

Ketersediaan benih kentang bermutu sangat diperlukan untuk mendukung program swasembada kentang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi media terhadap produksi Benih Penjenis (G0) kentang varietas Granola Kembang, Granola Lembang, Atlantik dan Margahayu. Penelitian dilaksanalan di Pusat Perbenihan Kentang Tosari Kab. Pasuruan, mulai bulan Januari s/d Desember 2009. Perlakuan terdiri Komposisi media tanam, yaitu S1: media humus bambu : arang sekam (1:1); S2: media pupuk kandang : tanah : arang sekam (1:1:2); S3: media kompos jamur : arang sekam (1:1); dan S4: media kompos jamur : bokashi : arang sekam (1:1:1). Varietas kentang yang dikaji adalah: Granola Kembang, Granola Lembang, Atlantik dan Margahayu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 ulangan. Parameter pengamatan meliputi pertumbuhan vegetatif dan produksi umbi per rumpun

Download PDF

PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK CAIR AMINA TERHADAP PERTUMBUHAN BIOMAS PLANKTON SEBAGAI BAHAN PENYUBUR TANAH


Dalam budidaya ikan, 40-60% biaya produksi digunakan untuk pakan, terutama pakan buatan, dan biaya pakan dapat dikurangi dengan memberi pupuk urea ke dalam kolam. Kelangkaan pupuk urea yang sering terjadi dan harganya yang mahal, mendorong perlunya dikaji penggunaan pupuk cair amina. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk cair amina terhadap pertumbuhan biomas plankton di kolam tambak


Download PDF

DEGRADASI TANAH DI LAHAN KERING WILAYAH BARITO KALIMANTAN TENGAH

Degradasi tanah di Indonesia umumnya terjadi di lahan kering yang dipicu oleh erosi tanah dan salah kelola tanah. Tujuan tulisan ini untuk menunjukkan besarnya erosi yang terjadi pada berbagai sistem usahatani eksisting antara lain: padi gogo, jagung, kacang tanah, ubi kayu, dan karet rakyat. Lokasi penelitian dilaksanakan di Lagan (kemiringan 6%) di Kabupaten Barito Timur dan Jingah (kemiringan 16%) di Kabupaten Barito Utara

Download PDF.

MODEL SISTEM USAHATANI BERBASIS KONSERVASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DAN PENYULUHAN BAGI PETANI LAHAN KERING DI KABUPATEN ENDE



Kketersediaan teknologi cukup banyak namun tidak semua teknologi dapat diterima secara utuh oleh petani. Hal ini disebabkan karena tidak semua teknologi sampai ke petanai akibat dari terbatasnya tenaga penyuluh pertanian yang berfungsi sebagai mediator teknologi tersebut hingga sampai ke petani dan pelaku usaha pertanian. Model usahatani konservasi yang merupakan perbaikan terhadap sistem konservasi kebekolo dapat dijadikan sebagai media pembelaja-ran petani dan penyuluhan.

Download PDF

BASELINE STUDI UNTUK PENYUSUNAN KONSEP MODEL PENGEMBANGAN PERTANIAN DI LAHAN RAWA PASANG SURUT

Pengembangan pertanian di lahan rawa pasang surut memerlukan model yang tepat agar teknologi anjuran cepat diadopsi. Untuk memperoleh konsep model pengembangan pertanian spesifik lokasi di lahan rawa pasang surut diperlukan informasi karakterisasi sosial ekonomi, dan teknologi budidaya yang sedang berkembang. Kajian ini bertujuan untuk menyajikan konsep model pengembangan pertanian berdasarkan teknologi pertanian yang spesifik lokasi lahan rawa pasang surut. Kajian dilaksanakan di lahan rawa pasang surut tipologi potensial tipe luapan B, di Desa Danda Jaya Kecamatan Rantau Badauh Kalimantan Selatan pada 2009

KAJIAN RAGAM SUMBER PENDAPATAN RUMAH TANGGA PEDESAAN

Lahan sebagai modal utama untuk usaha pertanian di Desa Klampok potensinya cukup tinggi, luasnya 665,73 ha meliputi lahan tegal 348 ha, sawah tadah hujan 159 ha dan sawah irigasi setengah teknis 93 ha. Adanya keragam agroekologi menyebabkan beragam sumber pendapatan rumah tangga di Desa Klampok. Tujuan kajian ini untuk mengetahui sumber dan struktur pendapatan rumah tangga dari berbagai matapencaharian. Metode kajian didekati dengan Pemahaman Pedesaan secara Partisipatif/Participatory Rural Appraisal (PRA), Sensus dan Baseline survey. Petani responden dipilh secara acak dengan Proportionate Stratified Random Sampling

Download PDF

FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI TINGKAT ADOPSI TEKNOLOGI INTEGRASI SAPI POTONG PADA LAHAN SAWAH IRIGASI DI SULAWESI TENGAH

Keberhasilan adopsi teknologi dipengaruhi oleh berbagai foktor. Kajian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi tingkat adopsi inovasi teknologi; dan (2) mendapatkan umpan balik dari pengguna inovasi teknologi. Kajian dilaksanakan melalui survei dilakukan pada bulan Juni-Juli tahun 2008 di desa Boyantongo, kecamatan Parigi Selatan, kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini yaitu pendekatan kuantitatif dan kualitatif

DOWNLOAD PDF

PENGARUH KUALITAS PAKAN TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN SAPI POTONG PADA KEGIATAN PENDAMPINGAN PSDS DI KABUPATEN MAGELANG






Upaya percepatan Pencapaian Swasembada Daging Sapi (PSDS) 2014 dihadapkan kondisi di antaranya pada penggemukan sapi potong di tingkat petani adalah pertambahan bobot badan harian di bawah target yang dicanang-kan Dirjen Peternakan. Untuk mencapai bobot potong memerlukan waktu yang lama karena kuantitas dan kualitas pakan yang rendah disamping sapi bakalan yang terlalu kecil. Terkait dengan PSDS-2014, Balai Pengkajian Teknologi Perta-nian (BPTP) Jawa Tengah mendapat tugas mendampingi PSDS melalui inovasi teknologi dan kelembagaan, di antaranya memfasilitasi percontohan dalam ben-tuk Laboratorium Lapang (LL) penggemukan sapi potong di Kabupaten Mage-lang. Pendampingan PSDS di Kabupaten Magelang dilaksanakan Juli-Desember 2010, di Desa Krinjing, Kecamatan Dukun. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mendapatkan susunan ransum yang efisien pada penggemukan sapi potong.


KERAGAAN INFEKSI PARASIT GASTROINTESTINAL PADA SAPI BALI MODEL KANDANG SIMANTRI

Dari aspek manajemen, salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha pengembangan ternak sapi di kandang simantri adalah faktor kesehatan atau kontrol pengakit. Penyakit gastrointestinal merupakan salah satu penyakit yang menyerang sapi berbagai umur, dan menurunkan produksi ternak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat infestasi parasit gastrointestinal pada ternak sapi induk yang dipelihara di kandang model Simantri. Penelitian menggunakan 60 ekor sapi Bali yang tersebar di Kab. Bangli, Badung dan Singaraja Tahun 2011.
Download PDF

SEKOLAH LAPANG PENGGEMUKAN DAN PEMBIBITAN SAPI POTONG PADA SKALA USAHA PETERNAKAN RAKYAT

Dalam rangka mewujudkan peternakan sapi potong rakyat yang berkesinambungan, salah satunya diperlukan adanya inovasi produksi. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan transfer teknologi produksi sapi potong melalui sekolah lapang pada skala usaha peternakan rakyat di Jawa Timur. Kegiatan dilakukan di 10 Kabupaten dengan pendekatan transfer teknologi adalah sekolah lapang agribisnis sapi potong

Download PDF

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More